Merasa prihatin dengan jumlah mata air yang terus berkurang di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Idris Sahidu (64) terdorong berbuat sesuatu. Sedikit demi sedikit dia tanami areal di luar kawasan hutan dengan pepohonan. Hasilnya, mata air yang sempat mati, pulih kembali. “Sumber air semakin habis. Kalau sumber air terus berkurang, bisa-bisa […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses