Militansi menjadi pedoman Patola menjalani hidup. Kala pertama mengajak petani kopi berhimpun dalam koperasi, sebagian menduga Patola hanya ingin mencari nama dan untung. Saat idenya diterima dan bersama anggota koperasi memperbaiki kualitas kopi guna menaikkan harga jual, giliran dia jadi musuh bersama para pengepul dan pedagang besar. “Jaringan tengkulak itu jahat. Seperti mafia. Mereka menikmati […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses