Keterbatasan fisik tidak membuatnya patah semangat dan bergatung pada belas kasih orang lain. Dengan tangannya yang terampil, Mulyono Sejati (43) terus mengukir kayu menjadi sosok-sosok tokoh wayang purwa. Usaha yang digelutinya sejak 12 tahun lalu itu membawa dua manfaat sekaligus, yakni sumber [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses