SAMARINDA, KOMPAS — Penelusuran kasus pungutan liar di Terminal Peti Kemas Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terus berlanjut. Polisi menyita sejumlah aset dari satu tersangka, antara lain deposito senilai ratusan miliar rupiah, serta beberapa mobil, rumah, dan tanah. Surat Keputusan Wali Kota Samarinda terkait parkir pelabuhan juga dipertanyakan. Kepala Kepolisian Daerah Kaltim Inspektur Jenderal Safaruddin, […]

Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau log in jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses selama 7 hari!