Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud Sumarna Surapranata

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi membuka program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Bersubsidi. Program ini membiayai 2.500 guru untuk menjadi guru profesional.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud Sumarna Surapranata, di Jakarta, Jumat (19/5), mengatakan, Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Bersubsidi diutamakan untuk memenuhi kebutuhan guru produktif. Program ini dijalani guru produktif SMK selama empat bulan di lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK) yang ditunjuk Kemristekdikti.

Empat sektor unggulan

”PPG Dalam Jabatan Bersubsidi untuk guru produktif SMK dalam upaya memenuhi kebutuhan guru produktif di empat sektor unggulan, yakni pertanian, kelautan, pariwisata, dan industri kreatif. Selain itu, ada program keahlian ganda bagi guru untuk beralih jadi guru produktif SMK,” ujar Sumarna.

Direktur Pembelajaran pada Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti Paristiyanti Nurwardani menuturkan, guru yang ikut PPG Dalam Jabatan Bersubsidi mengikuti perkuliahan sekama 16 kali. Perkuliahan disebar di 34 LPTK yang ditunjuk dan memenuhi syarat.