Karena uang yang terkumpul dari pihak sekolah, orangtua, dan sumbangan sukarela teman-teman sedikit, dua siswa kelas X SMA Negeri 3 Denpasar, Apta Prana Mas Erlangga dan Made Fajar Gautama, yang menemukan alat Smart Scale (pengukur massa manusia otomatis), gagal mengikuti kompetisi sains menuju final ke Amerika Serikat, awal Mei lalu. Namun, I Wayan Ananta Wijaya […]

Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau log in jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses selama 7 hari!