QUITO, RABU — Kesunyian sempat menyelimuti sejumlah rumah, bar, dan restoran di Buenos Aires, Argentina, ketika layar televisi menampilkan aksi gelandang Ekuador, Romario Ibarra, mencetak gol, Rabu (11/10). Saat itu, rakyat Argentina merasa mimpi buruk terbesar mereka baru saja dimulai. Mereka sudah siap menerima kenyataan pahit bahwa Argentina akan gagal melaju ke putaran final Piala […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses