JAKARTA, KOMPAS — Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Jumat (13/10), menyatakan ada sejumlah informasi tidak akurat yang berkembang di media sosial tentang formulir pelaporan kelahiran warga negara Indonesia. Informasi yang tidak akurat itu terkait penggunaan formulir lama yang masih mencantumkan penggolongan penduduk berdasarkan keturunan dan agama. ”Informasi itu disebarkan oleh pihak-pihak […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses