MANILA, SELASA — Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi, Selasa (14/11), menghadapi tekanan global yang meningkat agar dirinya menyelesaikan krisis minoritas Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine. Masa depan minoritas Rohingya, yang sebagian besar di antaranya telah melarikan diri ke Bangladesh, berada di tangan pemimpin de facto Myanmar tersebut. Nasib minoritas Rohingya tak menentu, tak memiliki […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses