Ketamin sejatinya adalah obat untuk pembiusan yang digunakan dokter anestesi maupun dokter hewan untuk menurunkan kesadaran pasien selama menjalani operasi. Sejak 1970-an, ketamin mulai disalahgunakan untuk bersenang-senang guna mendapatkan sensasi ‘high‘ karena menimbulkan efek halusinasi pada penggunanya hingga mereka seolah-olah bisa melihat, membaui, atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Namun, studi terbaru yang dipublikasikan […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses