JAKARTA, KOMPAS — Penceramah atau khatib shalat Idul Fitri diimbau senantiasa menjaga kesucian hari kemenangan dengan tidak membawakan ceramah yang mengandung pesan-pesan politik praktis. Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah di Indonesia berdekatan dengan pesta demokrasi, yakni pemilihan kepala [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses