BAGHDAD, KAMIS — Pemerintahan baru Irak hasil pemilu 2018 belum kunjung terbentuk hingga Kamis (14/6/2018). Koalisi terbesar pimpinan Muqtada al-Sadr sekalipun belum bisa mendapatkan jumlah kursi minimal untuk membentuk pemerintahan. Ulama Syiah sekaligus politisi berpengaruh Irak itu sudah membentuk koalisi yang memiliki total 101 dari 329 kursi di parlemen Irak. Dalam koalisi itu, Sadr menggalang […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses