Sejak 20 tahun terakhir, perupa Sri Warso Wahono serius menggeluti tema-tema seputar rampogan dalam karya-karyanya. Baginya, tema ini selalu aktual di segala zaman dan ia akan berkutat di sana sampai harmoni tercipta. Rampogan mempunyai makna filosofis, historis, dan secara fenomenologis mewakili zaman, kata Sri Warso. Dalam lakon-lakon wayang kulit purwa, rampogan menggambarkan tentang peristiwa atau […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses