Sekitar 50 perempuan separuh baya duduk di kursi kayu kecil berderet rapi di ruang masson pabrik kopi Banaran, Selasa (4/12/2018). Mereka dikelilingi keranjang berisi kopi jenis robusta. Jari-jari tangan para perempuan itu lincah menyortir biji kopi kering diiringi lagu-lagu gambus dari Nissa [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses