JAKARTA, KOMPAS — Gerakan populisme yang telah mengglobal memiliki potensi untuk memecah persatuan Indonesia. Organisasi keagamaan moderat, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, sebagai salah satu wadah masyarakat perlu turun tangan untuk menghilangkan gerakan ini. Direktur Institute on [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses