Musim kemarau selalu bikin pusing petani Desa Kima Kamak, Kecamatan Adonara Barat, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Pada musim itu, tanaman jagung dan pisang mati yang biasa memberi rezeki, mati kekurangan air. Namun sejak 2016, Yustina Jari (39) mengingatkan bahwa warga punya alternatif lain, [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses