JAKARTA, KOMPAS — Dalam upaya menyelesaikan konflik dalam tubuh organisasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, para profesor riset dan peneliti utama berpendapat,  Tim Penyelaras yang dibentuk untuk menyelesaikan persoalan tersebut seharusnya mendengarkan kedua pihak. Pernyataan ini diungkapkan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses