JAKARTA, KOMPAS — Empat eksekutif perusahaan daerah air minum PT Wijaya Kusuma Emindo didakwa menyuap uang Rp 4,912 miliar kepada beberapa pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Mereka disebut berulang kali menyuap untuk memperlancar pencairan anggaran kegiatan proyek pembangunan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses