Puluhan muda-mudi jebolan sekolah menengah pertama dan atas berkutat di ruang pelatihan yang sesak dengan mesin jahit, mesin obras, hingga tali meteran. Mereka menjemput asa menjadi tenaga kerja pabrik garmen demi penghidupan lebih baik. Di satu sudut Balai Industri Pabrik Tekstil dan Alas Kaki [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses