JAKARTA, KOMPAS — Polarisasi masyarakat akibat eksploitasi identitas primordial di Indonesia belakangan ini diyakini hanya akan berlangsung temporer. Namun, di balik fenomena ini tampak masyarakat cenderung semakin kaku dan intoleran terhadap kelompok lain. Padahal, demokrasi sejati hanya dapat [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses