Setelah 14 tahun paceklik gelar, Liverpool mencapai kejayaannya kembali dengan menjuarai Liga Champions berkat tangan dingin Juergen Klopp, sang manajer. Filosofi, taktik, kehangatan personal, dan semangatnya mampu membangkitkan Tim Merah ke puncak masa keemasannya. Bagi Klopp, keberhasilan membawa [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses