Menulis pantun adalah cara Syamsinar merawat identitas sebagai perempuan melayu.  Lewat pantun, ia menunjukkan keindahan sekaligus kesakralan sebuah bahasa. Berkat maupun kutuk bisa lahir dan bermula dari empat baris kalimat mantra berima yang meluncur dari ucapannya. Syamsinar (64) merupakan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses