30 Tahun lalu, ribuan pecinta bulutangkis Indonesia yang hadir di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (28/5/1989) malam dipaksa menahan nafas saat Indonesia tertinggal 0-2 dari Korea Selatan (Korsel) dalam final Kejuaraan Dunia Bulutangkis Beregu Campuran Piala Sudirman. Di partai pertama ganda putra [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses