Masao Takeda, lelaki berusia 70 tahun itu, menangis saat mengenang sang istri yang tewas diterjang tsunami di Kota Higashi Matsushima, Prefektur Miyagi, Jepang, 11 Maret 2011 silam. “Sekarang saya merasa kesepian,” ujar Takeda sembari menyeka air mata. Takeda masih trauma dengan tsunami yang [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses