WAINGAPU, KOMPAS — Praktik pengastaan berdasarkan keturunan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan sebagian masyarakat belum mendapatkan hak-hak dasar sebagai warga negara. Fenomena ini mulai berubah seiring dengan keterbukaan dan kesadaran para tokoh tingkat lokal. Pemerintah daerah [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses