Sultan Muhammad Shafiudin Matangaji memilih menanggalkan jubah ”kebangsawanannya” ketika penjajah Belanda bekerja sama dengan elite Keraton Cirebon pada abad ke-17. Sebagai Sultan Sepuh V, Matangaji memilih keluar dari keraton ketimbang melawan kerabatnya yang menyingkirkannya demi kekuasaan. [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses