Tradisi, keinginan orangtua, hingga sekadar pasangan yang ”suka sama suka” masih menjadi alasan untuk melanggengkan perkawinan anak di berbagai daerah. Padahal, praktik ini justru lebih banyak membawa dampak negatif bagi anak yang menikah, khususnya anak perempuan. Langkah strategis harus [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses