Di kalangan buruh migran Indonesia di Hong Kong, Tri Sumiyatik Suradi (48) dianggap guru. Perempuan tomboi yang biasa disapa Zoplo ini gigih mengajarkan ilmu kewirausahaan kepada ratusan rekan buruh migran. Setelah itu, ia mendorong mereka pulang ke kampung masing-masing dan menjelma menjadi [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses