Di desa kami tak ada laut. Laut hanyalah imajinasi para pemimpi, atau orang-orang desa yang pernah mengunjunginya–dan itu mustahil. Di kampung kami hanya ada Brantas, sungai besar setara Bengawan Solo yang sempat diabadikan Gesang dalam lagunya. Brantas tidak. Di sana, muara segala kenangan dan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses