Goenawan Mohamad Selalu Billie Holiday Selalu Billie Holiday: syair terakhir dari pintu itu. Suara hitam. Kafe kita makin terpisah, kataku, di tikungan ke utara. Meja-meja diisolir malam, katamu, di tikungan ke utara. Tapi pelancong di sudut itu mengerti, Ia tersenyum. We lived our little drama. We [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses