Menjelang sore di Wadu Wani, Woha, Bima, Nusa Tenggara Barat, beberapa ibu sedang asyik memerciki segumpal tanah liat dengan air. Setelah itu, tanah liat diuleni hingga menjadi lemas seperti adonan kue donat. Setelah lemas, tanah liat itu dibentuk menjadi wajan besar.
”Setiap hari seusai pekerjaan [...]

Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses