Di sebuah rumah dengan sinar temaran, sekelompok anak belasan tahun berkumpul di Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, Papua, awal Agustus lalu. Mereka bercerita tentang susahnya mengungsi. Salah seorang dari anak itu menggambar bendera bintang kejora dan senapan laras panjang. Bibit perlawanan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses