Adania Shibli termenung lama saat ditanya pengalamannya paling mengerikan sejak dilahirkan di Palestina tahun 1974. Tatapan perempuan itu kosong. ”Enggak. Aku enggak mau bicara soal itu,” jawab Adania akhirnya. Pedih yang ia simpan dalam-dalam dipendam kesunyian. Gurat-gurat liat kehidupannya [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses