Esha Tegar Putra Di Pulau Aia Di Pulau Aia Minggu sedang tinggi belum sempat menguar harum bunga pala dari lapik jemuran langit sudah disungkup kawanan mambang hitam. Gudang-gudang tua masih lumpuh pecahan bata terserak sembarangan gerak udara membikin debu sewarna daging limau masak. Di sini, pada [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses