Setelah gerakan Arab Spring pada tahun 2011, media sosial dipuji sebagai anugerah bagi demokrasi. Kurang dari satu dekade kemudian, media sosial dianggap sebagai ancaman demokrasi. Ancaman nyata media sosial terhadap demokrasi itu salah satunya berupa para pendengung atau buzzer yang bergentayangan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses