Bagaimana menyampaikan hasil sebuah konferensi ke penduduk yang tinggal di kampung-kampung? Itulah keprihatinan Azmi Abubakar (47), pendiri Museum Peranakan Tionghoa di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten. ”Betapa sering hasil diskusi tentang topik Tionghoa Indonesia berakhir pada saat [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses