Alhamdulillah, saya lega. Rektor Universitas Indonesia periode 2019-2024 berasal dari internal UI, bukan orang asing. Saat panitia pemilihan Rektor UI hendak mengundang orang asing menjadi Rektor UI, saya menulis di Kompas sebagai bentuk protes. Meski sepanjang saya tahu rektor UI didominasi dari [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses