Opini Kolom Intuisi untuk Mati

Epilog

Intuisi untuk Mati

Maestro pelukis Jeihan pernah berkisah, ”Saat mau dibawa ke kuburan, tiba-tiba saya bangun lagi.” Sementara pelukis Arie Smit pernah berkelakar, cara mati di Indonesia terlalu lamban. Saat itu, mereka merasa sudah siap.

Oleh Putu Fajar Arcana
· 1 menit baca
Intuisi para seniman cenderung mendahului perhitungan rasional. Kekuatan batinnya yang terlatih dan terolah berpuluh-puluh tahun memunculkan tingkat sensitivitas intuitif yang melebihi rata-rata manusia biasa. Dalam beberapa tahapan, kepekaan intuisi justru bercampur dengan daya nalar, yang berujung [...]