›  
Ekspedisi Citarum Sejuta Pesona dan Persoalan Laporan Jurnalistik Kompas
Rp 89.000

Air Citarum yang tercemar juga digunakan untuk perikanan dan irigasi bagi 420.000 hektar lahan pertanian di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Purwakarta, dan lumbung padi nasional Kabupaten Karawang, Subang, dan Indramayu. Ekspedisi Kompas 2011 yang menyusuri sungai mulai dari Situ Cisanti hingga Muara Gembong, mencatat, perusakan sungai berlangsung sejak berpuluh tahun lalu dan dibiarkan begitu saja melintasi alur peradaban dan sejarah bangsa. Secara kasat mata, hanya 700 meter dari Situ Cisanti air Citarum sudah dijadikan tempat pembuangan limbah.

Bentuk
Clear
 

SKU: KOIDRTLPBKBKU1980000

Description

Kawasan sungai purba Citarum adalah daerah aliran sungai utama di Provinsi Jawa Barat yang melewati dan mengairi Waduk Saguling di Kabupaten Bandung,Waduk Cirata di perbatasan Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, dan Purwakarta serta Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta. Di Indonesia, tak ada sungai yang peran dan fungsinya begitu strategis seperti Citarum. Selain menerangi Jawa dan Bali dengan listrik yang dihasilkannya, Citarum juga mengairi puluhan ribu hektar lahan pertanian dan perikanan, pemasok utama air untuk industri, serta menyuplai air baku yang diolah menjadi air minum bagi 80 persen warga Jakarta.
Namun, pencemaran dan sedimentasi terus menggerogoti Citarum. Perlahan tapi pasti, peran dan fungsí raksasanya kian tergerus. Kiamat untuk Citarum tinggal menunggu waktu.

Additional information

Weight 0.5 kg
Dimensions 23 x 15 cm
ISBN

978-602-412-364-2

Penerbit

Penulis

Tanggal Terbit

2018

Jumlah Halaman

284

Ukuran

23 x 15 cm

Tujuan Pengiriman