›  
Rekam Jejak Anak Tiga Zaman
Rp 99.000

Autobiografi ini ditulis dengan gaya bertutur yang mengalir, seperti sedang mendengarkan kisah yang tampak begitu hidup. Ada 78 cerita yang disajikan dengan prinsip “to make it as simple as possible but not simpler–membuatnya sesimpel mungkin tetapi tidak lebih simple hingga kehilangan makna (senseless)”. Daoed JOESOEF juga berusaha membahasakan monografi ini secara “prosais” dengan mengubah ungkapan “saya”–yang merujuk pada dirinya–menjadi “aku”. Membaca buku ini, seolah diajak mengembara di belantara gagasan dan ide, inspirasi dan aksi, keberanian dan kenekatan, keterbukaan tanpa kepura-puraan, serta kejujuran berbagi kisah hidup dalam kesahajaan.

Bentuk
Clear
 

Description

Jauh melangkah banyak dilihat, jauh berjalan banyak didengar, jauh berpergian banyak pengalaman dan pengetahuan, lebih-lebih bila semua itu ditempuh melintasi tiga zaman, “Penjajahan Belanda”, “Penjajahan Jepang” dan “Kemerdekaan” serta tiga sub-zaman, “Orde lama”, “Orde Baru”, dan “Orde Reformasi”.

Bila sesekali saya menoleh ke belakang, jelas kelihatan bekas jejak itu. Namun kadangkadang “hilang”, terputus, untuk kemudian terlihat kembali. Tentu saja jejak itu tidak ada karena rupanya Tuhan di saat itu menggendong saya begitu rupa hingga selamat dari musibah, Saya bersyukur kepada Tuhan dan mau membagi dengan Anda kesyukuran itu melalui narasi ini.

 

Additional information

Weight 0.4 kg
Dimensions 23 x 15 cm
ISBN

978-602-412-311-6

Penerbit

Penulis

Tanggal Terbit

2017

Jumlah Halaman

312

Ukuran

15 x 23 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Rekam Jejak Anak Tiga Zaman”

Tujuan Pengiriman