›  
Xenoglosofilia: Kenapa Harus Nginggris?
Rp 65.000

Buku Xenoglosofilia: Kenapa Harus Nginggris? ini merupakan kumpulan tulisan Ivan Lanin, seorang Wikipediawan, tentang bahasa Indonesia yang digunakan sehari-hari. Tulisan ini menyadarkan kita, pengguna bahasa, bahwa selama ini telah abai berbahasa dengan baik, dan lebih senang berbahasa asing, khususnya Inggris.

 

Bentuk
Clear
 

Description

Buku Xenoglosofilia: Kenapa Harus Nginggris? ini merupakan kumpulan tulisan Ivan Lanin, seorang Wikipediawan, tentang bahasa Indonesia yang digunakan sehari-hari. Tulisan ini menyadarkan kita, pengguna bahasa, bahwa selama ini telah abai berbahasa dengan baik, dan lebih senang berbahasa asing, khususnya Inggris.

Tak sedikit pengguna bahasa, misalnya wartawan yang setiap hari bergumul dengan kata, salah menggunakan kata lajur dan jalur. Malah ada juga yang tidak bisa membedakan antara di sebagai kata depan dan di- sebagai awalan. Belum lagi jika menyangkut istilah yang merupakan padanan dari bahasa asing. Real estate, link atau hyperlink, dan blogger, umpamanya, buat mereka lebih menarik daripada lahan yasan, pranala, dan narablog.

Buku tentang bahasa mencoba menjawab ketidaktahuan atau kekurangpedulian pengguna bahasa mengenai hal-hal seperti itu. Menariknya, penulis adalah seorang yang bukan berlatar belakang ilmu bahasa. Ivan adalah sarjana teknik kimia dari ITB dan master di Jurusan Teknologi Informasi UI. Cara bertutur yang renyah dan ringan menyebabkan tulisan dalam buku ini juga mudah dicerna.

Additional information

Weight 0.2 kg
Dimensions 19 x 13 cm
ISBN

978-602-412-412-0

Penerbit

Penulis

Tanggal Terbit

2018

Jumlah Halaman

232

Ukuran

13 x 19 cm

Tujuan Pengiriman