PUISI

Puisi  ·

Kurnia Effendi Haiku tentang Tahun yang Baru 1. Turun perlahan Langit dan kembang api Di awal pagi 2. Waktu dan embun Ingin terlambat bangun Pun matahari 3. Jatuh menebar Sisa seru semalam Di cakrawala 4. Gemuruh...

PUISI

Puisi  ·

Joko Pinurbo Kopi Koplo Kamu yakin yang kamu minum dari cangkir cantik itu kopi? Itu racun rindu yang mengandung aku. (Jokpin, 2018) Belajar Berdoa Enggak usah crigis. Mingkem saja dulu, bereskan hatimu yang...

PUISI

Puisi  ·

Kawih Angin Kawali : Godi Suwarna 1 Kawih angin, kawih angin Kawali Tak letih menenun halimun ngungun Rumpun mendung ratusan tahun limbung Kandungan tunggul berselimut lumut Kawih angin yang barangkali sudah Compang-camping....

PUISI

Puisi  ·

Riki Dhamparan Putra Membaca Susi untuk Ayu di Payakumbuh Susi yang sekarat Tak akan tamat karena puisi mengunjungimu di Payakumbuh Marilah kita ucapkan salam Kita jamu dengan sekepal lumut masik batih jerami getar sayap...

PUISI

Puisi  ·

Boy Riza Utama Pulang ke Tengah Sawah Ancaman akan dikutuk sebagai cimolok Yang merangkak dari tembok ke tembok Tak melurutkan keinginannya buat pulang Menghapus garis silsilah yang disandang Ia kini di tengah sawah, menjangkau...

PUISI

Puisi  ·

Acep Zamzam Noor Di Halaman 55 Di halaman ini akan kumulai lagi Menghitung kata dan menyaringnya Di ruang kosong ini akan kuulangi lagi Menyusun bunyi dan memainkannya Di bilangan tahun ini akan kumulai lagi Menjumlah usia dan...

PUISI

Puisi  ·

Nermi Silaban Kenangan Aroma Honje – untuk Rasmi Naibaho Kaubekali aku ingatan tentang hikayat Si Mardan sebab dalam angan remajaku tersimpan cetak-biru suatu kota. Sebuah kereta bersiap pergi dan penantianmu di sana...

PUISI

Puisi  ·

Goenawan Mohamad Di Sebuah Ladang Malaikat yang belum bernama menghempaskan sayapnya yang berat ke ladang itu. Sedetik kemudian sunyi jadi besi. Tapi dua teriak anak menembusnya – tujuh kitiran kertas berjatuhan dari...

PUISI

Puisi  ·

Alizar Tanjung Sebatang Tomat Kampung katamu aku sebatang tomat tumbuh tanpa dipupuk, berbuah kecil-kecil, hanya 500 rupiah per kilogram di pasar bukitsileh. katamu dagingku manis, tak perlu dicuci, bisa disantap, sekali...

PUISI

Puisi  ·

Mardi Luhung Rancangan : belajar dari Bahauddin Naqshband Jika dia meluaskan tubuhnya, tentu punggung bukit terselimuti. Dan jika dia menciutkan bayangannya, tentu lubang semut termasuki. Dia bisa sewarna dengan merah, jingga,...