PUISI

Puisi  ·

Afrizal Malna buka pintu kiri seolah-olah hari ini adalah hari senin hari minggu sedang jadi mentega untuk roti pagi ini. mari. seolah-olah aku mengajak seseorang menjelang bukan seseorang aku hibur pakaian yang...

PUISI

Puisi  ·

Aji Ramadhan Surga Terakhir Para kelasi, siapkan panggung untuk rusuk tua yang dimiliki kapal ini agar tak dicuri oleh laut. Kita sambut badai dengan keceriaan dan nyanyian. Badai toh umpama flu yang membius kita agar tidur...

PUISI

Puisi  ·

fragmen negarakertagama / pisowanan mendekatlah, mendekatlah padaku, para raja taklukan, para panglima, lampu-lampu terlalu temaram untuk kesunyianku, kedamaian menyakiti tanganku kubutuhkan amis darah, kudambakan luas...

PUISI

Puisi  ·

A Muttaqin Monolog Gemek untuk Jerapah Kau tinggikan lehermu hingga 1.000 kaki supaya kau karib dengan mukjizat dan para malaekat. Kusembunyikan diriku dalam ceruk tanah agar aku akrab dengan cacing dan luwing. Kau bersahabat...

PUISI

Puisi  ·

Senja di Iluta Rambut-rambut hujan Berjatuhan seperti cahaya Aksara-aksara dituliskan Di atas lembaran usia Remang-remang kabut Seakan menjadi batas Danau dan rakit bertaut Bagai dawat dengan kertas Ciuman-ciuman...

Puisi

Puisi  ·

Pranita Dewi Ding – bagi Wayan Gde Yudane I Setelah perang terakhir yang gagal dimenangkan Dan para korban dan pahlawan telah dikekalkan, Kita beringsut kembali ke sawah dan sanggah, Kembali ke balik gamelan dan mencoba...

PUISI

Puisi  ·

Kejahatan yang Tersembunyi Apa yang kau sembunyikan di pikiranmu. Kobar api atau sebilah pedang yang mengkilat. Atau kesal panjang yang tak pernah mengenal kata maaf. Dari menara kau mendengar seruan agar kembali. Tapi kau terus saja...

Puisi

Puisi  ·

Mustofa W Hasyim Tanah Keras Hidup seperti tanah keras, napas panas mengeringkannya. Ayah mencoba berdamai dengan usia dan musim Dengan menyalami tetangga, ada saja sapa mengajak kenduri, ayah memimpin doa di rumah-rumah...

Puisi-puisi Pendek tentang Aruna

Puisi  ·

: Dian Suci Rahmawati 1 Siang ini Kadru bermain-main dengan seribu naga Sementara kamu masih tidur dalam sebutir telur Tak apa. Tidurlah siang dan malam – apa bedanya di sana Selagi detak jantungmu adalah penanda waktuku Aku akan...

PUISI

Puisi  ·

Mashuri Malam Berkumur Ombak Bila rembulan ditikam bayang ilalang Di mana langit berbintang kusimpan Jalan-jalan penuh lolong dan gonggongan Cahaya karam di ujung sabit karatan Aku berdoa dengan pelepah pisang Segala mayang...