PUISI

Puisi  ·

Hasan Aspahani New Cinema Paradiso PERGILAH, Salvatore, pergilah! Sebelum sesuatu yang lain terbakar, dan kau jadi buta. Aku ingin, dengan matamu, kau melihat kota-kota lain, untukku, tidak lewat proyektor tua dan ruang...

PUISI

Puisi  ·

Surya Gemilang Masalah Radio radio selalu mengikutimu. kau tak tahu apakah ia berkaki tapi ia selalu ada di sekitarmu – entah itu di toilet umum, di meja makan kantin kampusmu, di antrean menuju atm saat kau mesti membayar sisa...

Puisi  ·

Mario F Lawi Prolog Hanya ada seekor binatang yang menghadang setelah Si pria meloloskan diri dari ketakutan yang mengepungnya Di tengah hutan gelap itu. Anjing hitam bertubuh Tambun itu menghampirinya, menyapanya dengan Bahasa...

PUISI

Puisi  ·

Zelfeni Wimra mantra pengurai plastik wahai raja bara yang bersembunyi dalam nyala segala cinta aku menyeru-merayumu datang dan menarilah aku tengah jatuh cinta pada seorang plastik antik melekat dan jilatlah kulit cantik yang...

PUISI

Puisi  ·

RAMOUN APTA Rahasia dari Perut Dapur Setelah dipanggang, caluk mekar Bagai rengkah mawar. Kugerus ia Garpu demi garpu. Kutabur ia ke dalam gelimang cabai, bawang Dan tomat yang digoreng dengan minyak kelapa. Lalu...

PUISI

Puisi  ·

Esha Tegar Putra Pada Tilam Bergabuk Pada tilam bergabuk selimut lama sulam bulu domba telah aku sematkan lagu suci itu. Di luar, hujan menjadi berulang kali menjadi dingin benar tak tertanggungkan derik kulit serangga...

PUISI

Puisi  ·

Kurnia Effendi Di Bawah Bayang-bayang Jokpin Aku dan bayang-bayang berjanji Untuk tidak saling membayangi Pada malam pekat aku berlari cepat Menyeberangi mimpi ke tepi pagi Bernaung bayang-bayang gedung Kunanti matahari...

PUISI

Puisi  ·

Beni Setia Aerobik pada Usia 60-an selalu aku proyeksikan angan-angan pada lahan, kanan perempatan, agak di luar kota tempat rumah dan pertokoanku nanti dibangun saat di lahan itu dibangun rumah, aku menggeser lahan impianku...

PUISI

Puisi  ·

Kiki Sulistyo Tenun Penyamun berapa simpang diperlukan untuk jalan panjang ini, kau kenang moyang yang datang sebagai pelarian, membawa parang, hanya parang. kulit telah dikeraskan, rambut sabut biarkan merah, merah unggun, merah...

PUISI

Puisi  ·

AGIT YOGI SUBANDI Belajar Sejarah Di foto itu, saya berumur 5 tahun, berdiri di antara papa dan mama saya, di sebuah asrama tentara yang sempit, dan tangan saya memeluk diri saya sendiri yang mengenakan baju putih berdasi biru...