logo Kompas.ID

Di Balik Berita

Di Balik Berita

Ketika Gas Air Mata Mengganas

Di Balik Berita·

Pengalaman wartawan ”Kompas”, Benediktus Krisna Yogatama, saat meliput demonstrasi menolak hasil Pemilu 2019 yang berujung rusuh. Terjebak di kerumunan massa dan merasakan pedihnya gas air mata.

Menembus Jantung Pertempuran Paramedis Versus Covid-19

Di Balik Berita·

Baru beberapa menit dalam balutan APD, badan sudah terasa gerah. Keringat bercucuran. Bernapas juga tidak sebebas sebelumnya. Kacamata atau goggle yang dikenakan berembun. Sungguh menyiksa.

Perjuangan Liputan Pascatsunami di Pulau Babi

Di Balik Berita·

Pengalaman Wartawan Kompas Khaerul Anwar meliput gempa di Flores dan Pulau Babi, Nusa Tenggara Timur. Khaerul berjuang untuk meliput di tengah keterbatasan sumber daya pendukung dan gangguan pencernakan.

Rahasia Menemukan Orang-orang Istimewa

Di Balik Berita·

Mencari orang-orang istimewa yang bekerja untuk kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat. Tak mudah, apalagi harus mengikuti kiprahnya bertahun-tahun. Ini yang dilakukan wartawan Kompas, Khaerul Anwar, sebelum menulis.

Dokter Cantik Obatnya

Di Balik Berita·

Selang beberapa menit kemudian, teman yang di sepanjang Solok Selatan sampai Jakarta wajahnya pucat dan mulutnya merintih tiada henti itu tampak tersenyum semringah. Segala rintihan tadi seolah sandiwara.

Berani Meliput ”Jalur Tengkorak” karena Tidak Tahu Bahaya

Di Balik Berita·

Wartawan ”Kompas”, Emilius Caesar Alexey, yang baru datang ke Sumatera Selatan meliput jalur Lahat-Tebing Tinggi pada sore hari. Dia meliput tanpa takut karena tidak tahu jalan itu merupakan jalur penuh bahaya.

Liputan Perang Irak (3): ”Wisata Kuliner” di Tengah Kecamuk Perang

Di Balik Berita·

Saat perasaan takut akan suara ledakan dan peluru nyasar sedikit demi sedikit mulai menghilang, mulai terpikir untuk mencari tempat makan enak di sekitar Baghdad. Warga Irak tetap berjualan seolah tak ada perang.

Kerusuhan Mei 1998 di Solo, Kenangan yang Ingin Kulupakan

Di Balik Berita·

Tanggal 14-15 Mei 1998, terjadi kerusuhan di Solo. Pengalaman meliputnya begitu melelahkan. Diri ini seperti ”imun” karena cukup sering melihat kekerasan terjadi depan mata. Kenangan yang ingin sekali bisa saya lupakan.

Liputan Perang Irak (2): Berkawan Rompi Bismillah

Di Balik Berita·

Pada suatu sore, tiba-tiba kami dikejutkan oleh suara ledakan bom di dekat hotel. Kami berencana mendekat. Namun, semua segera tersadar, tidak ada satu pun yang membawa rompi antipeluru.

Menjadi Manusia yang Tidak Berdaya Saat Berada di Episentrum Korona

Di Balik Berita·

Videografer ”Kompas” merasa tidak berdaya karena tidak bisa menolong calon pasien RS Sulianti Saroso yang terjatuh di trotoar. Protokol pencegahan Covid-19 memang mencegahnya bersentuhan dengan calon pasien.

Halaman 2