Ayat Kopi

Cerpen  ·

Kedai kopi bermunculan di mana-mana, tetapi warung kopi Bu Trinil tetap menjadi favorit saya. Kopi bikinan Bu Trinil tetap paling jos rasanya; saya sudah merasakan khasiatnya bagi kesehatan jiwa saya. Di warung Bu Trinil saya bisa...

PUISI

Puisi  ·

Nermi Silaban Kenangan Aroma Honje – untuk Rasmi Naibaho Kaubekali aku ingatan tentang hikayat Si Mardan sebab dalam angan remajaku tersimpan cetak-biru suatu kota. Sebuah kereta bersiap pergi dan penantianmu di sana...

Pesan dari Hutan Pinus

Sastra  ·

Di dalam hutan kata-kata, puisi ibarat kulat yang banyak tumbuh di lereng-lereng Pegunungan Meratus. Pada musim hujan, para penyair memetiknya menjadi untaian syair indah yang berderai di antara pohon pinus. Dalam suasana penuh sukacita...

Suara di Bandara

Cerpen  ·

Ketika saya terbangun, pesawat baru saja memasuki wilayah Hongaria, dan pada waktunya nanti pasti akan mendarat di Amsterdam. Inilah pekerjaan saya sebagai penerbit: menerbitkan buku, mengusahakan terjemahan, memasarkan buku di...

PUISI

Puisi  ·

Goenawan Mohamad Di Sebuah Ladang Malaikat yang belum bernama menghempaskan sayapnya yang berat ke ladang itu. Sedetik kemudian sunyi jadi besi. Tapi dua teriak anak menembusnya – tujuh kitiran kertas berjatuhan dari...

Kau Tidak Harus Menanggung Beban dari Seluruh Kejadian di Dunia Ini

Cerpen  ·

Kakakku tiba-tiba menelepon. Ia bilang, terjadi tabrakan beruntun di depan rumahnya. Aku katakan kalau aku juga punya masalah. Bulu, seekor kucing Persia yang kuadopsi dua bulan lalu, hilang di dalam kandang. Kakakku bilang, pikirannya...

PUISI

Puisi  ·

Alizar Tanjung Sebatang Tomat Kampung katamu aku sebatang tomat tumbuh tanpa dipupuk, berbuah kecil-kecil, hanya 500 rupiah per kilogram di pasar bukitsileh. katamu dagingku manis, tak perlu dicuci, bisa disantap, sekali...

Bertemu Batu

Cerpen  ·

Bulat sudah tekad lelaki itu pergi ke pegunungan, menembus belantara pohon. Dia sudah jenuh bertemu laut, lelah berjemur di pantai. Sudah dua tahun dia menggali pasir, lalu berbaring membenamkan tubuhnya di lubang galian, hanya sebatas...

PUISI

Puisi  ·

Mardi Luhung Rancangan : belajar dari Bahauddin Naqshband Jika dia meluaskan tubuhnya, tentu punggung bukit terselimuti. Dan jika dia menciutkan bayangannya, tentu lubang semut termasuki. Dia bisa sewarna dengan merah, jingga,...

Bapak

Cerpen  ·

Usiaku baru 8 tahun ketika ibu melarangku mbeksa.*) Padahal baru saja aku bisa naik kendi kosong, mengatur keseimbangannya sambil mbeksa dan memutarnya ke arah delapan mata angin. Tapi kegembiraan bisa menguasai Beksan Bondan, langsung...