Hujan yang Hangat

Cerpen  ·

Hujan seperti inilah persis di saat kau terlahir ke dunia ini dengan tangisan yang membentuk paduan suara bersama gemercik air yang jatuh. Dalam tangis, kau merasakan kehangatan ketika hujan dalam pangkuan ayahmu yang berbisik tepat di...

Mek Mencoba Menolak Memijit

Cerpen  ·

Karena sudah tiga hari berturut-turut mendapatkan mimpi yang sama, Mek memutuskan untuk bercerita perihal mimpi tersebut pada sang suami. Tentang lelaki berpakaian putih-putih yang mengatakan bahwa Mek akan jadi tukang urut, kemudian...

Minuman buat Para Penyair

Cerpen  ·

Sederhananya, manusia terdiri dari 3 jenis: penyair baik, penyair buruk, dan bukan penyair. Dan ini semua memang bermula ketika dunia masih begitu sederhana. Ketika dua elang raksasa saling berkejaran di langit yang masih begitu...

Nanaimo, yang Jauh di Sana

Cerpen  ·

Nanaimo. Sebuah kota kecil di Kanada. Di sanalah Lili sekeluarga bermukim. Tidak tahu untuk berapa lama. Dengan menggunakan telepon seluler Sutana mengamati foto-foto lama Lili dan teman-temannya di kampus Vancouver Island University di...

Budak Cinta

Cerpen  ·

Ia hanya kelihatan matanya. Apakah yang bisa dilihat dari sepasang mata yang setiap kali mengerjap melesatkan pesona dunia? Begitulah pesona melesat dari mata yang dipandang untuk menelan mata yang memandang, yang langsung terpukau dan...

Sekuntum Bunga Marigold dari Chiang Mai

Cerpen  ·

Mimpi yang berulang. Bunga Marigold. Candi-candi keemasan berubah warna menjadi merah. Patung setengah manusia dan setengah burung yang bisa bergerak-gerak seolah hidup. Memilin-milin dan tumpang tindih dalam mimpiku sepekan ini. Alur...

Tali Darah Ibu

Cerpen  ·

Sebelum meninggal, ibu kerap berpesan agar aku selalu menjaga hubungan baik dengan semua saudara tiriku. Dan setiap ibu menyampaikan pesannya itu, aku selalu menganggukkan kepala sebagai tanda mengiyakan kata ibu. Tapi aku tidak tahu,...

Karangan Bunga

Cerpen  ·

Seharusnya Sabtu pagi itu menjadi hari yang cerah dan tenang bagi Helene. Pukul sembilan ia akan membuka toko dan menata karangan-karangan bunga sesuai rangkaian ciamik hasil kreasi tangannya. Lalu, ia akan membikin segelas teh lemon...

Gentong Tua

Cerpen  ·

Dua gentong berusia ratusan tahun itu bagai sepasang manusia renta yang tercampakkan. Keduanya duduk muram di sudut kamar paling belakang. Menekur diam. Bibirnya berlumur lelehan pewarna yang pekat dan sudah mengering. Menatap gentong...

Musim Berburu Telah Dimulai

Cerpen  ·

Membiru dan bau. Dada bolong—seperti matanya yang terbelalak kosong, tanpa jantung. Senja di kampung pinggiran hutan Meratus seketika riuh. Ini mayat kedua—satu minggu lalu juga ditemukan seonggok tubuh membusuk dengan kondisi yang...