JAKARTA, KOMPAS – Putusan majelis hakim di Mahkamah Agung yang membatalkan vonis bebas pelaku kekerasan seksual berinisial HI (41) diapresiasi sejumlah pihak. Putusan hendaknya dijadikan contoh oleh hakim lain. Selain itu, kasus HI hendaknya mendorong DPR dan pemerintah untuk mempercepat [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses