›  
Ensklopedia Populer Pulau-Pulau Kecil Nusantara – Papua Barat Tanah Para Raja di Kepala Burung Papua
Rp 180.000

“Tanah Para Raja di Kepala Burung Papua”. Wilayah Kepala Burung secara administratif PULAU-PULAU KECIL NUSANTARA tercakup dalam Provinsi Papua Barat, yang terdiri dari daratan utama dan pulau-pulau. Provinsi ini terletak di belahan barat Pulau Papua, mulai dari bagian leher Kepala Burung hingga pesisir barat. “Bentang Laut Kepala Burung”. Wilayah “Kepala Burung Papua” terletak di pintu masuk arus lintas Indonesia bagian timur laut, yang mengalir dari Samudra Pasifik menuju Samudra Hindia. Aliran arus lintas Indonesia itu menyuburkan perairan di sekitarnya, salah satunya yang cukup dikenal dunia adalah Raja Ampat sehingga wilayah ini dikenal sebagai jantung Segitiga Karang Dunia (coral triangle).

Bentuk
Clear
 

Description

“Tanah Para Raja di Kepala Burung Papua”. Wilayah Kepala Burung secara administratif PULAU-PULAU KECIL NUSANTARA tercakup dalam Provinsi Papua Barat, yang terdiri dari daratan utama dan pulau-pulau. Provinsi ini terletak di belahan barat Pulau Papua, mulai dari bagian leher Kepala Burung hingga pesisir barat. “Bentang Laut Kepala Burung”. Wilayah “Kepala Burung Papua” terletak di pintu masuk arus lintas Indonesia bagian timur laut, yang mengalir dari Samudra Pasifik menuju Samudra Hindia. Aliran arus lintas Indonesia itu menyuburkan perairan di sekitarnya, salah satunya yang cukup dikenal dunia adalah Raja Ampat sehingga wilayah ini dikenal sebagai jantung Segitiga Karang Dunia (coral triangle). Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati karang tertinggi di dunia. Sorong. Kota strategis yang merupakan pintu keluar masuk Papua yang dikenal dengan sebutan Kota Minyak. Di kota ini Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM) mulai melakukan aktivitas pengeboran minyak bumi sejak tahun 1935. Tak hanya perairannya, pulau-pulau di “Kepala Burung Papua” juga memiliki beragam ekosistem, seperti hutan hujan tropis, sabana, hingga mangrove di wilayah pesisirnya. Kepulauan ini berisi pulau-pulau besar, sedang, dan kecil dengan geomorfologi karst, pulau karang, gosong karang, dan gunung laut, serta sedikitnya 56 danau air asin. “Aneka Riwayat Kalana Fat”, wilayah ini menjadi tempat pertemuan dua budaya Austronesia dan budaya Melanesia. Raja Ampat adalah daerah yang layak disebut “Papua Mini Indah” karena masih menyimpan berjuta kekayaan alam yang belum disentuh dan peninggalan arkeologi prasejarah yang belum terungkap.

Additional information

Weight 0.8 kg
Dimensions 23 x 15 cm
ISBN

978-979-709-856-8

Penerbit

Penulis

Tanggal Terbit

2014

Jumlah Halaman

456

Ukuran

23 x 15 cm

Tujuan Pengiriman