Opini Kolom Musang Berbulu Ayam

Epilog

Musang Berbulu Ayam

Ketika kita menyesap secangkir kopi luwak di kafe-kafe yang bertebaran di penjuru kota, sesungguhnya kita sedang memutar ulang ingatan tentang kekejaman Tanam Paksa.

Oleh Putu Fajar Arcana
· 1 menit baca
Kecuali I Doglag, enam anak Men Siap Selem telah berhasil menyeberangi sungai sebelum pagi benar-benar tiba. Semalam Men Siap Selem berbisik kepada anak bungsunya agar ia bersiasat untuk menghadapi kebuasan Sang Kuwuk. Doglag tak punya pilihan, jika ia memaksa terbang dengan bulu-bulunya yang belum [...]